
Sahabat Wirausaha,
Peluang untuk mempertemukan usaha mikro dengan calon buyer kembali dibuka lewat program KUMITRA atau Mitra Dekat, Usaha Mikro Kuat. Kali ini, pelaku usaha di Yogyakarta masih punya kesempatan untuk mengikuti rangkaian Open Call Business Matching yang digelar pada 2–12 Mei 2026.
Program ini ditujukan untuk mempertemukan usaha mikro dengan calon pembeli potensial sekaligus mendorong peningkatan kualitas produk dan kesiapan usaha. Jadi, bukan sekadar datang ke acara lalu menawarkan barang, tetapi juga ada proses kurasi dan pitching agar peserta yang terpilih benar-benar siap masuk ke sesi pertemuan bisnis secara lebih terarah.
Bagi pelaku usaha mikro, skema seperti ini menarik karena membuka ruang bertemu buyer dalam format yang lebih terstruktur. Banyak UMKM sebenarnya punya produk yang layak pasar, tetapi belum selalu punya akses langsung ke calon mitra bisnis. Di titik inilah program seperti KUMITRA bisa menjadi jembatan awal.
Apa Itu Program KUMITRA Business Matching?

KUMITRA merupakan program yang membawa semangat penguatan usaha mikro melalui pendekatan kemitraan. Dalam Open Call Business Matching ini, peserta tidak langsung masuk ke sesi temu buyer, tetapi melewati beberapa tahapan seleksi lebih dulu.
Untuk wilayah Yogyakarta, rangkaian jadwalnya adalah sebagai berikut:
- 2 Mei 2026: pendaftaran terakhir
- 4 Mei 2026: pengumuman kurasi, dengan sekitar 50–70 usaha yang lolos
- 5 Mei 2026: business pitching secara online
- 8 Mei 2026: pengumuman peserta terpilih, sebanyak 25 usaha
- 12 Mei 2026: business matching secara offline
Pola ini menunjukkan bahwa program tidak hanya mencari peserta sebanyak-banyaknya, tetapi juga menyaring usaha yang dianggap paling siap untuk masuk ke tahap pertemuan bisnis. Dari sisi UMKM, ini memberi sinyal bahwa kesiapan presentasi usaha, alat promosi, dan keputusan bisnis akan menjadi faktor penting.
Siapa yang Bisa Ikut?
Program ini ditujukan untuk usaha mikro dari beberapa sektor yang cukup dekat dengan pasar buyer, yaitu:
- makanan dan minuman kemasan
- bahan pangan
- kriya
- fashion
- oleh-oleh
Selain sektor usaha, ada beberapa kriteria lain yang perlu diperhatikan. Peserta harus bersedia hadir ke lokasi kegiatan dengan biaya mandiri. Artinya, pelaku usaha perlu menghitung kesiapan logistik sejak awal, termasuk transportasi, akomodasi jika diperlukan, dan perlengkapan promosi yang akan dibawa.
Peserta juga diharapkan memiliki alat peraga untuk bertemu calon buyer, seperti kartu nama, katalog, atau profil usaha. Ini penting karena dalam forum business matching, kesan pertama tidak hanya dibangun dari produk, tetapi juga dari cara usaha mempresentasikan dirinya.
Satu syarat lain yang cukup penting, kegiatan ini perlu diikuti oleh pemilik usaha atau pihak yang bisa mengambil keputusan strategis. Ini masuk akal, karena saat bertemu buyer biasanya akan muncul pertanyaan soal harga, kapasitas produksi, skema kerja sama, hingga kemungkinan pengembangan produk. Kalau yang hadir tidak bisa mengambil keputusan, peluang tindak lanjut bisa melemah.
Cara Daftar dan Hal yang Perlu Disiapkan
Sahabat Wirausaha yang tertarik bisa mengakses informasi dan pendaftaran melalui tautan berikut:
Karena batas pendaftaran untuk Yogyakarta jatuh pada 2 Mei 2026, sebaiknya proses pendaftaran tidak ditunda terlalu lama. Apalagi setelah itu tahapan berjalan cukup cepat, mulai dari pengumuman kurasi hingga business pitching online.
Sebelum mendaftar, ada baiknya kamu menyiapkan beberapa hal dasar lebih dulu. Misalnya, profil usaha singkat yang jelas, foto produk yang rapi, katalog sederhana, dan gambaran kapasitas produksi. Kalau punya cerita kuat soal keunikan produk, itu juga layak dirapikan sejak awal karena bisa membantu saat masuk tahap presentasi usaha.
Selain itu, pikirkan juga kesiapan hadir secara offline pada 12 Mei 2026. Jangan sampai lolos seleksi, tetapi justru terkendala di tahap kehadiran atau perlengkapan pertemuan buyer.
Peluang yang Layak Dipertimbangkan Usaha Mikro Jogja
Sahabat Wirausaha, kadang tantangan UMKM bukan pada kualitas produk semata, tetapi pada akses dan kesiapan saat peluang datang. Pertanyaannya, kalau kesempatan bertemu buyer sudah dibuka, apakah usahamu sudah cukup siap untuk masuk ke meja pembicaraan?
Jika artikel ini bermanfaat, mohon berkenan bantu kami sebarkan pengetahuan dengan membagikan tautan artikelnya, ya!
Kamu juga bisa mendukung keberlanjutan konten edukatif di website melalui fitur Dukung Kami di bawah artikel ini.
Bagi Sahabat Wirausaha yang ingin bergabung dengan komunitas UMKM—yuk daftar jadi anggota melalui ukmindonesia.id/registrasi. Berkomunitas bisa bantu kita lebih siap untuk naik kelas!









