Informasi, pengetahuan, dan kesempatan
untuk UMKM yang ingin naik kelas!

Top Artikel

#1

Sahabat Wirausaha, tidak semua pelaku usaha langsung menemukan produk yang tepat sejak awal. Ada yang harus melalui proses panjang: mencoba satu ide, mengevaluasi, berganti arah, lalu memulai lagi dari hampir nol. Hal itulah yang dialami Nia Budiharti. Sejak kecil, ia sudah terbiasa berjualan. Kebiasaan tersebut berlanjut hingga masa kuliah, di mana ia aktif menjadi reseller berbagai produk. Dari pengalaman itu, muncul keinginan untuk tidak hanya menjual produk orang lain, tetapi juga menciptakan produk sendiri. Setelah lulus kuliah pada 2014, Nia mulai memproduksi masker organik dengan merek Ormask sebagai langkah awal membangun usaha. Dari Dunia Kerja ke Dunia Usaha Sebelum fokus membangun usaha, Nia memiliki pengalaman kerja di bidang HR selama kurang lebih delapan tahun. Ia pernah bekerja di pabrik sepatu sebagai Asisten Chief HR Planning & Management selama sekitar lima tah...
Halo, Sahabat Wirausaha! Memasuki Mei 2026, hampir seluruh platform e-commerce besar di Indonesia menaikkan biaya layanan secara bersamaan. Shopee, Tokopedia, dan TikTok Shop kompak mengubah skema biaya mereka — mulai dari tarif program ongkir gratis, biaya logistik per pesanan, hingga batas maksimum komisi yang melonjak jauh. Bagi pelaku UMKM yang selama ini mengandalkan marketplace sebagai satu-satunya kanal penjualan, perubahan ini bukan sekadar penyesuaian teknis. Ini menyentuh langsung margin keuntungan yang sudah...
Sahabat Wirausaha, ada satu kekeliruan yang cukup sering terjadi saat pelaku usaha mendirikan Perseroan Terbatas: memilih KBLI (Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia) secara asal-asalan karena menganggapnya hanya formalitas administratif. Padahal, pilihan KBLI yang kurang tepat bisa membatasi ruang gerak usaha kamu secara hukum, mulai dari pengajuan izin lanjutan, akses pembiayaan, hingga kerja sama dengan mitra korporasi. Dalam sistem OSS RBA (Online Single Submission Risk Based Approach), KBLI tidak hanya...
Sahabat Wirausaha, selama beberapa minggu terakhir kita sudah membahas bagaimana konflik geopolitik di Timur Tengah menekan harga plastik hingga 50% dan mendorong spekulasi kenaikan harga BBM. Tapi ada satu saluran transmisi yang lebih senyap namun dampaknya bisa sama besarnya: kebijakan kredit perbankan. Ketika bank memperketat prinsip kehati-hatian karena gejolak global, UMKM-lah yang paling dulu merasakan sempitnya ruang gerak. Pertanyaannya bukan lagi apakah geopolitik mempengaruhi akses modal usaha kecil. Data...
Halo, Sahabat Wirausaha! Bayangkan sebuah mainan anak yang dirakit di sebuah pabrik di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, kemudian berlayar ribuan kilometer dan tiba di rak-rak toko di Los Angeles, Amerika Serikat. Bukan sekadar imajinasi — itulah yang benar-benar terjadi pada April 2026. PT Royal Regent Manufacturing resmi melepas ekspor perdana satu kontainer produk mainan anak ke pasar AS, sebuah tonggak yang patut dicermati bukan hanya sebagai berita kebanggaan lokal, tetapi juga sebagai sinyal strategis bagi pelaku industri...
Halo, Sahabat Wirausaha! Salah satu tantangan terbesar yang dihadapi pengusaha muda bukan hanya soal ide atau semangat, tetapi soal akses terhadap pendanaan. Banyak bisnis yang sebenarnya sudah punya potensi besar, namun terhenti karena belum siap secara finansial untuk menarik investor atau mengakses hibah. Nah, untuk menjawab tantangan ini, InnoFund bersama Standard Chartered Foundation, Instellar Impact, dan Youth Business International (YBI) membuka Program Siap Pendanaan by InnoFund — sebuah program...
Dikelola oleh
Bekerjasama Dengan
Didukung Oleh
X REGISTRASI
UMKM