Informasi, pengetahuan, dan kesempatan
untuk UMKM yang ingin naik kelas!

Top Artikel

#1

Halo, Sahabat Wirausaha! Banyak pelaku UMKM yang sudah mendirikan PT namun bingung ketika dihadapkan pada pertanyaan sederhana: laporan tahunan itu bentuknya seperti apa dan bagaimana cara mengisinya? Kewajiban menyusun laporan tahunan PT memang sudah diatur dalam regulasi, tapi panduan konkret soal formatnya justru jarang dibahas secara praktis di lapangan. Kabar baiknya, format laporan tahunan PT untuk usaha mikro dan kecil tidak serumit yang dibayangkan. Strukturnya terdiri dari beberapa bagian yang—jika dipahami satu per satu—bisa diselesaikan dengan tertib meski tanpa tim legal besar. Sahabat Wirausaha yang mengelola PT perlu mengenali format ini sebelum mendekati tenggat RUPS tahunan, yakni paling lambat enam bulan setelah tahun buku berakhir. Artikel ini membahas format laporan tahunan PT secara praktikal, bagian demi bagian, agar kamu tahu persis apa yang harus dit...
Halo, Sahabat Wirausaha! Punya usaha makanan, minuman, kosmetik, atau produk lainnya tapi belum punya sertifikat halal? Mulai sekarang, ini bukan sekadar nilai tambah yang opsional — melainkan sebuah kewajiban hukum yang harus segera dipenuhi. Regulasi sertifikasi halal di Indonesia terus memasuki tahapan baru, dan giliran pelaku usaha mikro dan kecil untuk memastikan produknya sudah tersertifikasi. Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) menegaskan bahwa mulai 18 Oktober 2026, kewajiban sertifikasi halal resmi berlaku...
Halo, Sahabat Wirausaha! Di Korea Selatan, ada istilah yang kian ramai diperbincangkan: pet-plant. Bukan hewan peliharaan, bukan pula mainan — melainkan tanaman yang diperlakukan layaknya teman hidup. Masyarakat Korea Selatan kini semakin banyak yang merawat tanaman hias bukan sekadar untuk estetika ruangan, tetapi sebagai pendamping emosional di tengah ritme hidup yang padat. Tren ini, dikombinasikan dengan meningkatnya minat home-gardening, membuka pintu yang cukup besar bagi pelaku usaha florikultura...
Halo, Sahabat Wirausaha! Business matching antara UMKM dan buyer atau mitra usaha besar sering terlihat seperti solusi yang mudah — pertemukan dua pihak, biarkan mereka bernegosiasi, selesai. Tapi kenyataannya tidak sesederhana itu. Tanpa persiapan yang matang, kurasi yang tepat, dan pendampingan yang berkelanjutan, pertemuan business matching seringkali berhenti di ruang acara — tanpa menghasilkan kemitraan yang nyata dan berkelanjutan. Di sinilah peran fasilitator menjadi sangat krusial. Dan itulah...
Dikelola oleh
Bekerjasama Dengan
Didukung Oleh
X REGISTRASI
UMKM