
Sahabat Wirausaha, siapa sangka kopi yang dulu hanya sebatas teman begadang sekarang sudah menjadi minuman kekinian yang digemari seluruh generasi di berbagai penjuru dunia, terutama di Inggris? Meningkatnya tren konsumsi kopi di Inggris tidak hanya mengubah gaya hidup masyarakatnya, tetapi juga membuka peluang besar bagi Indonesia untuk memperluas pasar kopi lokal ke negara tersebut. Sadarkah kamu bahwa kopi lokal Indonesia, yang memiliki ciri rasa khas dan berkualitas, dapat menjadikan usaha perkopian semakin menjanjikan?
Mari kita kulik alasan-alasannya secara singkat mengapa usaha ini adalah sebuah peluang besar yang mungkin dapat melancarkan perekonomian bangsa dan memperkuat status UMKM Indonesia.
- Berdasarkan data dari US Department of Agriculture pada tahun 2025-2026, Indonesia sudah berada di peringkat empat sebagai produsen kopi terbesar sedunia.
- Menurut survei British Association of Coffee, permintaan yang besar di Inggris, negaranya, mencapai 98 juta cangkir kopi yang dikonsumsi per hari.
- Kurangnya cita rasa kopi yang unggul di Inggris, menjadikan masyarakatnya lebih tertarik dengan kopi khas Indonesia.
- Mengutip data dari UK Trade and Investment Factsheets pada 31 Juli 2026, impor Inggris dari Indonesia semakin besar, mencapai £2,1 miliar, dan meningkat 12,7% dibandingkan periode sebelumnya.
Perubahan Gaya Hidup dengan Meningkatnya Tren Kopi Kekinian di Inggris
Bagi masyarakat Inggris, menikmati sebuah minuman bukan sekedar kenikmatan menghilangkan dahaga yang hanya dapat dinikmati sendiri – melainkan sebuah budaya dan tradisi yang dapat membawa kedekatan satu sama lain. Dari tradisi minum teh hingga budaya pub dan coffee shop, menikmati minuman bersama telah lama menjadi salah satu cara masyarakat Inggris untuk berkumpul dan menjadi “teman ngobrol” yang dinikmati bersama. Tren kopi kekinian yang beragam terus menjadi semakin populer di Inggris, yang membuat jumlah para peminum kopi meningkat. Jumlah masyarakat yang mengonsumsi kopi semakin banyak di Inggris, hingga mencapai 52% yang mengonsumsi kopi setiap hari dan 57% yang mengonsumsi kopi saat berkumpul bersama orang lain. Dari data ini, bisa menunjukkan bahwa kopi telah berkembang menjadi lebih dari sekadar minuman, tetapi juga menjadi bagian dari aktivitas sosial masyarakat Inggris.
Meningkatnya budaya konsumsi kopi di Inggris tentu membuka peluang pasar yang besar bagi Indonesia, karena Indonesia memiliki beragam jenis biji kopi dengan karakteristik dan cita rasa yang khas. Kopi khas Indonesia yang sudah tidak asing di mancanegara sudah menjadi daya tarik terutama bagi pencinta kopi. Terutama di Inggris, kopi Indonesia sudah cukup sering dijadikan biji kopi pilihan untuk disajikan di kafe-kafe. Dari sini, Sahabat Wirausaha dapat melihat bahwa Indonesia sebenarnya memiliki potensi yang begitu besar untuk dimaksimalkan dan dibawa bersaing di pasar dunia, bukan? Kekayaan kopi yang dimiliki Indonesia, dengan beragam jenis dan cita rasa khas dari berbagai daerah, merupakan keunggulan yang tidak dimiliki oleh negara lain. Keberagaman jenis dan cita rasa yang dimiliki kopi Indonesia cenderung unik dan baru, terutama bagi masyarakat Inggris yang sudah mulai mengapresiasi dunia perkopian khas Indonesia, khususnya kopi Sumatra. Kopi Sumatra yang sudah populer di Inggris bisa menjadi kunci utama yang membuka pintu untuk mengenalkan biji-biji kopi Indonesia lainnya ke Inggris. Potensi inilah yang seharusnya dapat dimanfaatkan lebih jauh, khususnya oleh UMKM, untuk membawa dan mengekspor kopi lokal Indonesia agar semakin dikenal dan dihargai di pasar internasional, utamanya di Inggris.
Baca juga: Kopi Bondowoso Mendunia: Peluang Nyata UMKM dari Lereng Ijen yang Kini Dilirik Singapura dan Eropa
Peluang Besar bagi UMKM untuk Mengekspor Kopi Indonesia ke Inggris
Sumber foto: www.getyourguide.com
Penting untuk kita pertimbangkan bahwa bukan hanya sekedar menjual kopi sebagai komoditas, para pelaku UMKM juga harus memikirkan secara matang sebelum mengekspor kopi Indonesia ke Inggris agar produk yang ditawarkan dapat memenuhi standar kualitas dan menarik bagi konsumen di Inggris. Hal-hal yang harus dipikirkan sebelum mengekspor kopi seperti memastikan kualitas dan standar mutu kopi, menggunakan kemasan yang menarik sekaligus mampu menjaga kualitas produk selama proses pengiriman, serta membangun cerita khas di balik setiap produk. Dengan ini, kopi Indonesia yang diekspor dapat lebih mudah menarik perhatian konsumen Inggris. Karena para pecinta kopi bukan membeli secangkir kopi, tetapi juga mengenal daerah, budaya, serta para petani yang berada di balik produk tersebut – terlebih para warga Inggris yang cenderung tertarik dengan asal dan cerita dari biji kopi yang mereka minum. Kesempatan untuk mengekspor kopi ke Inggris pun tidak hanya dapat membantu meningkatkan pendapatan UMKM, tetapi juga menjadi langkah untuk memperkenalkan kekayaan dan cita rasa kopi Indonesia kepada masyarakat dunia dan membantu ekonomi Indonesia untuk terus maju.
Salah satu peluang yang memiliki potensi sangat besar bagi UMKM adalah dengan memfokuskan ekspor kopi Sumatra sebagai produk unggulan untuk memasuki pasar Inggris. Kopi Sumatra, seperti kopi Gayo dan Mandailing, memiliki karakter rasa yang kuat, full-bodied, serta aroma rempah dan earthy yang khas, yang merupakan rasa yang disukai warga Inggris. Keunikan tersebut dapat menjadi nilai jual bagi UMKM karena memberikan pengalaman yang unik dan berbeda bagi konsumen Inggris dibandingkan dengan kopi dari negara lain. Terlebih lagi, UMKM dapat menonjolkan asal-usul kopi, proses pengolahan, hingga kisah para petani di baliknya sebagai bagian dari branding produk. Namun, bukan berarti potensi ekspor kopi hanya tertuju pada kopi Sumatra. Kopi Indonesia dari daerah lain, seperti Toraja, Kintamani, dan Flores, yang masing-masing memiliki karakter dan cerita tersendiri yang pasti juga disukai oleh warga Inggris. Karena pada dasarnya, kopi Indonesia yang sangat beragam mencari hal yang dicari para warga Inggris – terutamanya karena negaranya belum memiliki produksi kopi yang banyak.
Bagaimana Cara Kuatkan Ekspor Kopi ke Inggris bagi UMKM
Jadi sebenarnya apa saja sih yang harus disiapkan Sahabat Wirausaha jika kamu mau mengekspor kopi-kopi Indonesia ke Inggris?
-
Menjaga kualitas dan konsistensi produk: Penting bagi UMKM untuk memastikan biji kopi yang diekspor memiliki kualitas yang baik dan konsisten. Proses pencarian produsen, cara pemanenan, pengolahan, dan pengemasannya harus diamati secara detail agar produk yang diekspor tidak mengecewakan dan dapat memberikan kesan yang baik. Hal-hal ini sangat penting untuk dijaga agar penjualan tetap berjalan lancar.
-
Memperkuat kemasan dan branding: Kemasan dan branding produk harus menarik dan kokoh karena fungsinya sebagai identitas produk dan untuk melindungi kualitas kopi selama proses pengiriman. Kemasan produk harus mencantumkan informasi lengkap tentang asal dan proses pengolahan kopi tersebut, terutama dalam bahasa Inggris agar konsumen dapat mengenali kopi yang dikonsumsi.
-
Mengangkat cerita di balik kopi: Salah satu keunggulan kopi Indonesia yang membuatnya menjadi populer di Inggris adalah keunikan dalam karakter dan rasa dari setiap daerahnya. Misalnya, kopi Sumatra memiliki karakter rasa yang kuat dan full-bodied, dengan cita rasa earthy dan rempah yang khas. Cerita mengenai daerah asal, kondisi perkebunan, hingga petani yang menghasilkan kopi tersebut dapat menjadi nilai tambah, apalagi jika produsen kopi tersebut masih mengambil dari warga lokal. Cerita yang diangkat dari produk akan menjadi lebih kuat dan membuat produk lebih berkesan bagi konsumen, terutama pencinta kopi.
-
Memahami standar pasar Inggris: Sebelum mengekspor produk, UMKM harus memahami persyaratan produk, keamanan pangan, kemasan, kelengkapan sertifikasi dan ketentuan impor yang berlaku di Inggris. Hal-hal tersebut perlu disiapkan dari awal untuk menghindarkan adanya risiko yang membuat produk ekspor ditahan atau ditolak pada negara tujuan.
-
Manfaatkan dukungan untuk UMKM ekspor dari Pemerintah: Semua proses tersebut tidak harus dilewati oleh pelaku UMKM sendiri. Kementerian Perdagangan (Kemendag) telah meluncurkan program UMKM BISA Ekspor (UMKM Berani Inovasi, Siap Adaptasi Ekspor) yang dirancang untuk mempersiapkan UMKM naik kelas ke pasar global. Selain itu, Kemendag secara berkala menggelar pelatihan dan webinar peningkatan mutu ekspor komoditas kopi, sementara fasilitas seperti Kemudahan Impor untuk Tujuan Ekspor (KITE) dan pendampingan sertifikasi dari Kementerian UMKM juga bisa dimanfaatkan pelaku usaha kopi untuk memenuhi standar dan kriteria ekspor sebelum produknya masuk ke pasar Inggris.
Jadi, apalagi yang kamu tunggu? Peluang ini masih sangat besar, terutama bagi kamu yang tinggal di daerah Sumatra, Aceh, Bali, Flores dan berbagai daerah lainnya yang memiliki banyak perkebunan kopi. Karena pada akhirnya, semakin berkembangnya ekspor kopi Indonesia tidak hanya menguntungkan pelaku UMKM, tetapi juga dapat menciptakan nilai tambah bagi petani dan memperkuat posisi kopi Indonesia di pasar global.
Ilmu dan informasi yang bermanfaat layak untuk terus bergerak. Yuk, bantu kami sebarkan kepada sesama pelaku usaha yang mungkin sedang membutuhkannya.
Kamu juga bisa berkontribusi lebih jauh dengan mendukung keberlanjutan konten edukatif ini melalui fitur Dukung Kami di bawah artikel ini.
Bagi Sahabat Wirausaha yang ingin tumbuh dalam komunitas yang saling menguatkan, bergabunglah di ukmindonesia.id/registrasi. Tempat para pelaku UMKM belajar bersama dan naik kelas.
Referensi:
- British Coffee Association, “Coffee Consumption” — britishcoffeeassociation.org
- Taylor & Francis Online, artikel jurnal dengan DOI 10.1080/23311886.2024.2340206 — tandfonline.com
- Arab News, “Indonesian Coffee Exporters Eye Potential in Middle East Market”, 21 Agustus 2022 — arabnews.com
- United States Department of Agriculture (USDA), Foreign Agricultural Service, Data Produksi Komoditas — fas.usda.gov









